November 26, 2022

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku, Jurnal, sampai Internet

Daftar pustaka jadi salah satu anggota yang kudu tercantum dalam tugas akhir kuliah atau skripsi. Susunan tersebut sanggup ditulis secara manual maupun otomatis pakai bantuan software yang tersedia di komputer.
Daftar pustaka adalah daftar yang memuat sumber bacaan yang dijadikan rujukan penulis dalam memicu karya ilmiah. Format penulisan daftar pustaka ditentukan berdasarkan gaya penulisan yang digunakan.

Baca juga:
Cara Menulis Daftar Pustaka Harvard dan APA Style
Beberapa gaya tersebut pada lain Turabian Style, Harvard Style, Vancouver Style, American Psychological Association (APA) Style, Chicago Manual of Style (CMS), sampai gabungan dari beberapa style. Instansi pendidikan di Indonesia biasanya pakai gaya Harvard dan APA Style.

Masing-masing gaya penulisan daftar pustaka memiliki format yang berbeda, terutama dalam pemanfaatan lambang maupun urutannya. Setidaknya, daftar pustaka mencakup berkenaan nama penulis, tahun terbit, judul tulisan, kota terbit, sampai nama penerbit.

Cara Penulisan Daftar Pustaka
Penulisan daftar pustaka sanggup dilakukan secara manual maupun pakai bantuan software yang sanggup dipasang dalam komputer. Berikut langkah menulis daftar pustaka secara manual dari sumber buku, jurnal, artikel tempat massa, dan konten internet bersama format APA Style: contoh menulis daftar pustaka

1. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Buku
Nama penulis
Nama penulis buku ditaruh paling awal dalam susunan daftar pustaka. Penulisan nama dimulai bersama nama belakang sesudah itu dibubuhkan isyarat koma (,) baru diikuti bersama nama depan. Jika dalam sebuah buku ditulis oleh tiga orang, maka hanya nama penulis pertama saja yang urutan namanya dibalik. Sedangkan penulis kedua dan setelahnya ditulis sesuai nama aslinya. Sementara itu, jikalau penulis lebih dari tiga maka sesudah nama penulis pertama sanggup ditulis kata ‘dkk’.

Contoh nama penulis Andrea Hirata: Hirata, Andrea.
Contoh nama penulis lebih dari tiga: Hirata, Andrea dkk.

Tahun terbit
Tahun terbit ditaruh bersama urutan tepat sesudah nama penulis. Cara penulisannya dimulai bersama isyarat kurung buka, lalu dilanjutkan bersama angka tahun, dan diakhiri bersama kurung tutup.

Contoh: (2005)
Contoh lengkap sesuai urutan: Hirata, Andrea. (2005).

Judul buku
Penulisan judul buku yang digunakan sebagai rujukan ditulis bersama kata miring atau italic dan dimulai bersama huruf besar pada huruf pertama setiap kata pada judul.

Contoh: Laskar Pelangi
Contoh lengkap: Hirata, Andrea. (2005). Laskar Pelangi.

Tempat terbit
Tempat terbit yang ditulis dalam daftar pustaka adalah kota penerbitan dari buku yang bersangkutan. Cara menulis daftar pustaka anggota ini diakhiri bersama isyarat titik dua (:) untuk menghubungkan bersama nama penerbit pada urutan setelahnya.

Contoh: Yogyakarta:
Contoh lengkap: Hirata, Andrea. (2005). Laskar Pelangi. Yogyakarta:

Nama penerbit
Nama penerbit ditulis terakhir tepatnya sesudah kota penerbit. Penulisan nama penerbit diakhiri bersama isyarat titik (.).

Contoh: Bentang Pustaka.
Contoh lengkap: Hirata, Andrea. (2005). Laskar Pelangi. Yogyakarta: Bentang Pustaka.

Berdasarkan edisi terakhir yang ditetapkan oleh APA, penulisan judul bersama huruf kapital hanya ditulis pada kata pertama saja. Dengan demikian, penulisan daftar pustaka pada buku jadi layaknya ini: Hirata, Andrea. (2005). Laskar pelangi. Yogyakarta: Bentang Pustaka.

2. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal
Penulisan daftar pustaka pada jurnal tidak jauh tidak sama bersama buku. Urutan yang digunakan dimulai dari nama penulis bersama format yang mirip layaknya pada buku, dilanjutkan bersama tahun publikasi, sesudah itu judul jurnal, nama jurnal bersama dicetak miring, halaman jurnal, dan diakhiri bersama nomor DOI.

Contoh: Vogels, A. G. C., Crone, M. R., Hoekstra, F., & Reijneveld, S. A. (2009). Comparing three short questionnaires to detect psychosocial dysfunction among primary school children: a randomized method. BMC Public Health, 9, 489. https://doi.org/10.1186/1471-2458-9-489

Sementara itu, untuk jurnal yang dibuka secara online, sanggup tercantum URLnya pada anggota terakhir menukar DOI. Berikut misal penulisannya:

Ahmann, E., Tuttle, L. J., Saviet, M., & Wright, S. D. (2018). A descriptive liat of ADHD coaching research: Implications for college students. Journal of Postsecondary Education plus Disability, 31(1): 24-58. https://www.ahead.org/professional-resources/publications/jped/archived-jped/jped-volume-31

3. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Media Massa
Penulisan daftar pustaka yang bersumber dari tempat massa memiliki format yang sedikit tidak sama dari buku maupun artikel jurnal. Susunannya meliputi nama penulis, tanggal terbit berita, judul berita, nama media, dan halaman (khusus untuk tempat cetak) atau URL (khusus untuk tempat online).

Contoh 1 untuk tempat cetak: Kissane, K. (1998, September 5). Kiss or kill: Who is the victim when a battered woman kills? The Age: Extra, p. 6.

Contoh 2 untuk tempat online: Purbaya, A. A. (30 Desember 2021). Bek Timnas Pratama Arhan Diganjar Beasiswa sampai S2 dari Udinus. detikcom. https://www.detik.com/edu/edutainment/d-5876916/bek-timnas-pratama-arhan-diganjar-beasiswa-hingga-s2-dari-udinus

Baca juga:
Bagian-bagian Proposal Kegiatan dan Karya Ilmiah, Apa Saja Bedanya?
4. Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet
Penulisan daftar pustaka dari internet tidak jauh tidak sama bersama tempat massa online. Berikut langkah menulisnya:

Nama: Ditulis bersama terbalik layaknya pada penulisan buku, jurnal, dan tempat massa.
Tahun: Ditulis bersama membubuhkan isyarat kurung.
Judul: Ditulis bersama huruf miring.
Penerbit: Ditulis secara lengkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *